Accessibility Tools

PPDI

PPDI Sumsel Resmi Laporkan Akun KINGUBAY ke Polda Terkait Konten Dugaan Penghinaan Disabilitas

Lowongan Kerja

PALEMBANG – Dunia jagat maya Sumatera Selatan tengah diramaikan oleh keprihatinan atas unggahan video dari akun konten kreator @KINGUBAY. Video tersebut menjadi sorotan karena menampilkan aksi memperagakan gaya berjalan penyandang disabilitas yang dinilai diskriminatif dan tidak berempati.

Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sumatera Selatan, Bapak Saipul, menyampaikan kekecewaan mendalam dan kecaman kerasnya. Beliau menilai tindakan yang dilakukan oleh pemilik akun KINGUBAY beserta rekan-rekannya adalah bentuk penghinaan nyata terhadap martabat teman-teman disabilitas.

​”Sangat disayangkan ada konten yang menjadikan keterbatasan fisik sebagai bahan lelucon. Hal ini melukai perasaan komunitas disabilitas dan merendahkan nilai-nilai kemanusiaan yang seharusnya kita jaga bersama,” ujar Bapak Saipul.

Sebagai langkah tegas untuk memberikan edukasi publik dan efek jera, Bapak Saipul secara resmi melaporkan kejadian ini ke Polda Sumatera Selatan pada hari ini, Selasa, 17 Maret 2026.

Laporan tersebut diajukan agar pihak berwajib segera menindaklanjuti dugaan pelanggaran terkait diskriminasi dan penghinaan terhadap kelompok tertentu. PPDI Sumsel berharap proses hukum ini berjalan dengan adil dan menjadi pelajaran bagi seluruh kreator konten agar lebih bijak dalam berkarya.

Etika dalam Konten Digital

Kasus yang menyeret akun KINGUBAY ini menjadi pengingat penting bagi para pengguna media sosial. Kreativitas di ruang digital tetap harus berlandaskan pada etika, rasa hormat, dan kepedulian terhadap sesama tanpa harus menjatuhkan kelompok mana pun.

Mitra kerja